Daru Dewayanto

How to Sell without Selling: Tips Ampuh Terapkan Sell without Selling Bagi Penjual Profesional

How to Sell without Selling

Istilah sell without selling sebenarnya bermakna bagi anda pemilik bisnis atau pemilik perusahaan. Dalam hal ini sell without selling tertentu bukan berarti anda harus terlalu berlebihan dalam menawarkan produk anda kepada mereka. Komunikasi terhadap calon pembeli merupakan hal utama yang sangat penting dalam hal ini. Banyak sekali kasus dimana para penjual salah kaprah saat melakukan proses penjualan atau selling.

Anda tak harus terlalu mempromosikan barang dagangan anda terlalu berlebihan seperti dengan menyebar kertas brosur dimana-mana, membuat spam di instagram orang lain, atau membuat broadcast terlalu sering di BBM. Ada sebuah kejadian dimana para calon pembeli ditarik secara paksa untuk dijelaskan mengenai produk tertentu secara panjang lebar, biasanya ini terjadi ketika di pameran atau pertunjukan demo produk. Tentu Ini bukanlah suatu hal yang sopan bukan? lalu dimana hak calon pembeli?

Percayalah jika semua hal tersebut terjadi malah akan membuat orang lain tidak tertarik. Kebanyakan orang malah merasa sedikit terganggu dengan adanya kegiatan promosi yang terlalu berlebihan. Selain itu, calon pembeli akan merasa risih dan terganggu ketika harus disodori pertanyaan secara bertubi-tubi. Sebagai pemilik sebuah bisnis, anda harus menyusun ide serta taktik menjual yang lebih jitu tanpa harus terlihat terlalu salesly. Apa itu?. Anda harus mengetahui bagaimana tips berjualan yang tepat. Ada beberapa hal yang dapat anda lakukan sebagai seorang pebisnis dimana akan meningkatkan penjualan produk dan barang anda dengan cara sell without selling.

  1. Stop Selling

Mulai sekarang cobalah untuk berhenti terlalu mempromosikan kalau barang atau jasa yang anda jual adalah yang terbaik. Banyak para pebisnis yang kurang memperhatikan hal ini dimana membuat presentasi dan menjelaskan mengenai produk mereka adalah hal yang terbaik untuk menggaet banyak pembeli. Namun, pada kenyataannya, hal tersebut malah terkesan kalau anda hanya memperdulikan produk yang anda jual saja. Lalu bagaimana dengan calon pembeli? Bukankah disini anda menjual suatu produk yang ditujukan kepada mereka?

Cara yang paling tepat yaitu fokus pada calon pembeli serta apa yang mereka butuhkan yaitu dengan memberikan beberapa pertanyaan. Pertanyaan yang dapat anda ajukan adalah meliputi keadaan atau kondisi calon pembeli terkait dengan produk yang anda tawarkan serta apa yang mereka butuhkan. Dalam hal ini, para calon pembelilah yang akan lebih banyak menjelaskan mengenai keadaan mereka. Setelah anda memfokuskan diri pada calon pembeli, maka anda dapat membuat kesimpulan yang jelas dan tepat mengenai apa yang benar-benar mereka butuhkan. Ketika anda mulai mengenalkan produk yang anda jual, mereka akan tertarik dan percaya pada anda.

  1. Less Talking, Listen More

Kurangi bicara, jadilah pendengar yang baik atas berbagai keluhan calon pembeli. Hal ini akan membantu membangun rasa kepercayaan mereka terhadap anda. Pada akhirnya, anda akan lebih mudah untuk menawarkan produk yang anda jual.

  1. Sales Channel

Manfaatkan fasilitas internet yang luas dan tanpa batas adalah salah satu cara tepat untuk mengatasi tindakan yang terlalu salesly. Anda dapat menggunakan media instagram, facebook, atau twitter untuk membuat deskripsi mengenai produk yang anda jual. Tapi ingat, jangan sampai membuat terlalu banyak spam di sosial media orang lain. Sebaiknya anda membuat akun sendiri dengan menampilkan produk disertai deskripsi yang menarik untuk dibaca.

  1. First Impression

Buatlah first impressionyang baik dengan para calon customer. Jangan sampai membuat mereka merasa ilfill dahulu sebelum mengetahui produk apa yang ingin anda tawarkan. Anda sebaiknya melihat dahulu siapa calon pembeli anda, orang tua ataukah masih muda. Perhatikan sikap, gaya bicara, serta pemilihan kalimat ketika berbicara dengan mereka. Jangan terlalu memaksa jika mereka tidak menginginkan anda karena mungkin saja mereka sedang memiliki urusan penting lainnya. Selain itu, anda harus bersabar dan jangan terlalu memaksa mereka. Menghormati keputusan serta tanggapan calon pembeli adalah cara yang tepat untuk terlihat seperti penjual yang sudah profesional.

  1. Win your Customer heart

Jangan hanya fokus pada “bagaimana cara menjual” saja tetapi perhatikan tentang “bagaimana cara mendapatkan perhatian calon pembeli”. Seperti contoh saja, jika anda ingin menjual sebuah produk penumbuh serta pemanjang rambut alami, maka jangan hanya memberikan tentang deskripsi serta manfaat produk tersebut saja. Anda bisa memberikan video menarik mengenai tips merawat rambut yang baik, tutorial mencatok rambut, dan lain sebagainya. Dengan begitu aka nada banyak calon pembeli yang mengunjungi website jualan anda dan yang pasti mereka tentu akan mengetahui mengenai produk yang sedang anda jual.

  1. Share more Information

Tunjukan jika anda memiliki pengetahuan yang luas yang nantinya akan membantu anda dalam memahami serta memberikan solusi untuk permasalahan calon pembeli.

Akan sangat berguna ketika menunjukkan pada calon pembeli kalau anda tidak berusaha mendemonstrasikan produk anda tetapi menawarkan bantuan untuk mengatasi permasalahan mereka. Dengan begitu anda telah melakukan strategi penjualan yang baik tanpa harus terlihat seperti ingin mengancam untuk memaksa membeli produk anda. Sell without selling merupakan suatu cara berjualan yang bijak serta profesional.

Cari tahu bagaimana saya dapat membantupemilik bisnis untuk meningkatkan omsetnya dua kali lipat dalam waktu 6 bulan di www.HijrahCoach.co.id.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *